Добавил:
Upload Опубликованный материал нарушает ваши авторские права? Сообщите нам.
Вуз: Предмет: Файл:
Учебник(ИСАА).doc
Скачиваний:
2
Добавлен:
01.04.2025
Размер:
3.78 Mб
Скачать

Упражнения

1. Ответьте на вопросы:

a) 1. Apakah yang anda ketahui tentang lambang negara Républik Indonésia? 2. Lambang negara Républik Indonésia terdiri atas berapa bagian? Sebutkanlah bagian-bagian itu! 3. Warna ара saja yang dipakai pada lambang negara Républik Indonésia? 4. Apakah yang dimaksud dengan semboyan Bhinéka Tunggal Ika ? 5. Ара yang diwujudkan dalam burung Garuda pada bulu léhér, bulu sayap dan bulu ékor? 6. Ара yang mewujudkan dasar Pancasila? 7. Sejak kapan Peraturan Pemerintah no.66 mulai berlaku dan diundangkan?

b) 1. Republik Rusia terdiri dari berapa republik otonom, daérah teritorial dan daérah otonom? 2. Di mana terletak tanah air kita? 3. Sejak kapan sejarah Rusia Soviét dimulai? 4. Dari mana ke mana wilayah Rusia terbentang? 5. Pada tanggal, bulan dan tahun berapa Uni Soviét mengadakan kongrésnya yang pertama? 6. Ара yang diputuskan pada kongrés Uni Soviét yang pertama? 7. Mengapa para peserta kongrés puas dengan formulasi yang diusulkan oléh Joseph Stalin? 8. Percobaan dan kesukaran ара yang harus diatasi pada masa awal Uni Soviét ?

2. Вставьте вместо точек нужную форму глагола:

menyebut, disebut, tersebut

1. Bandung juga ... orang Parisnya Jawa. 2. Orang ... Pamir Atap dunia. 3. Tentang perlawanan penduduk kota Surabaya banyak ... dalam buku-buku sejarah. 4. Di antara pengarang Indonésia yang pernah mengunjungi negeri kita ... nama Pram.

membentang, terbentang, dibentang

1. Republik Indonésia ... dari Barat ke Timur, dari Sabang sampai Merauké. 2. Sawah-sawah ... luas di sepanjang pulau Jawa. 3. Adik sауа ... kertas di méja untuk menggambar. 4. Jalan keréta api yang baru sudah ... ke bagian Timur Jauh negeri kita.

menduduki, diduduki, terduduki, terduduk, duduki

1. Tamu-tamu ... tempat di muka. 2. Semua kursi di méja itu sudah ... . 3. Jangan kau ... kursi yang rusak itu! 4. Pulau itu tidak ... orang. 5. Ia jatuh ... . 6. Kursi musium tidak boléh ... .

menggulingkan, digulingkan, tergulingkan, terguling, berguling

1. Sebuah batu besar jatuh ... dari atas gunung yang tinggi itu. 2. Siapa yang ... mobil di jalan ini tak ada yang tahu dan kapan ...nya juga tak ada yang tahu. 3. Raja Darmawangsa yang memerintah di Kediri ... oléh orang-orang kuat yang tidak menyukainya. 4. Pemerintahan militér yang kuat sukar ... .

menghadapi, dihadapi, terhadapi, hadapi

1. Tahun ini negeri kita ... pekerjaan besar. 2. Keadaan yang sukar harus saya ... juga. 3. Meréka duduk ... berbagai makanan yang énak. 4. Banyak percobaan dan kesukaran ... rakyat Uni Soviét pada waktu Perang Patriotik Besar. 5. Segala kasukaran akan mudah ... jika kita mengatasinya bersama.

rusak, merusak, dirusak, terusak

1. Ah, sayang, ... oléh saya kamusmu yang bagus ini. 2. Jalan ini tak bisa dilalui karena ... . 3. Pembangunan damai negeri kita ... tentara fasis Jerman. 4. Hujan yang turun sepanjang hari ... sawah ladang petani. 5. É, jangan menduduki bukuku! Nanti ... .

mengatasi, diatasi, teratasi

1. Tak ... oléhnya kesukaran yang begitu besar. 2. Impiannya untuk ... orang lain tidak terkabul juga. 3. Mémang dia orang tertinggi, tak ada yang ...nya. 4. Soal ini sangat mudah ... jika kau tahu bagaimana. .

berhenti, terhenti, menghentikan

1. Akhyar dan Aninah ... permainannya. Terdengar oléh meréka suara ayahnya memanggil. 2. Mengapa kau ... membaca? 3. Pekerjaan kami ... karena arus listrik ... tadi. 4. Bis ... tepat di depan rumah kami. 5. Jangan ..., ayo jalan terus!

mengabulkan,dikabulkan, terkabul

1. Impian adik untuk mempunyai tas sekolah baru akhirnya ... juga. 2. Kami ingin pada waktu liburan ini bertamasya ke Borobudur. Ibu ... , tetapi ayah tidak. 3. Jangan semua yang diingini anak ... . Itu tidak baik.

3. Заполните пропуски в предложениях словами и словосочетаниями из текста Lambang Negara Republik Indonésia.

1. Lambang garuda sebagai lambang resmi Républik Indonésia ... . 2. Peraturan Pemerintah Républik Indonésia memutuskan ... . 3. Lambang negara Républik Indonésia terbagi atas tiga bagian, yaitu ... lurus ke sebelah kanannya; ... pada léhér Garuda; ... ditulis di atas pita ... .4. ... sedang dipakai pula warna hitam dan warna ... . 5. Garuda ... mewujudkan lambang tenaga pembangun. 6. Di tengah-tengah perisai ... yang maksudnya ... . 7. ... mewujudkan dasar Pancasila. 8. Di bawah lambang ... sebuah semboyan ... . 9. Peraturan Pemerintah ini mulai .... pada tanggal 17 Agustus 1950 .... di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 1951 ... pada tanggal 28 Nopémber 1951.

4. Раскройте скобки, подобрав нужную форму глагола.

1. Tanah air kita yaitu Rusia (bentang) di tiga perempat wilayah bekas Uni Soviét. 2. Sebagian negeri klta (letak) di Érора. 3. Rusia (asal) dari kekaisaran besar abad ke-15. 4. Pemerintah sementara Rusia yang bersifat kompromistis (bentuk) pada Februari 1917 ketika kaum révolusionér berhasil (guling) kekuasaan tsar. 5. Negeri yang masih muda ini (hadap) keadaan yang sangat sukar. 6. Kongrés Uni Soviét yang pertama (ada) pada 30 Désémber 1922. 7. Banyak percobaan dan kesukaran harus (atas) pada masa awal Uni Soviét . 8.Menurut para peserta kongrés Uni Soviét yang pertama fotmulasi perserikatan bisa (pecah) masalah nasionalisme tiap républik. 9. Formulasi satu perserikatan di bawah Républik Féderasi Rusia sebagai républik terbesar (usul) pada kongrés Uni Soviét yang pertama. 10. Perkambangan damai di negeri kita (henti) pada waktu Perang Patriotik Besar ketika rakyat serentak bangun untuk (lawan) Jerman fasis.

5. Вставьте вместо точек предлоги.

1. Ayo, kita keluar sebentar ... menghirup udara segar. 2. Ani mendudukkan adiknya ... méja makan. 3. Penduduk Tiongkok lebih banyak ... penduduk India. 4. ... kecil dua anak perempuan itu bersahabat kental. 5. ... kata abang bibi sakit keras dan sekarang ... rumah sakit. 6. Jawaban ... pertanyaan itu harus dipikir baik-baik. 7. ... jalan tumbuh pohon-pohon kelapa yang indah menghijau. 8. ... senang hati saya menerima undangan itu. 9. Carilah pikiran utama yang terdapat ... bacaan itu. 10. Saya hanya bisa menunggumu ... jam 5 soré. 11. Anéhnya ... catatan saya tidak tertulis sama sekali tentang itu. 12. ... lantai pertama ... lantai terakhir kantor kami sudah pindah ... gedung baru. 13. Hampir setiap hari ... pésta Tati ... selesai sekolah pergi latihan tari. 14. ... belajar di sekolah ia selalu menunjukkan kepandaian istiméwa, apalagi sekarang di institut. 15. Mengapa hantu selalu ada ... tempat yang tak ada orang ... waktu malam? 16. Isi drama itu ... anak penakut yang memancing ikan tetapi takut ... hantu penunggu sungai.

6. Дайте ответ, употребляя глагол menjadi.

1. Apakah dulu bapakmu dokter? 2. Dulu Saudara guru dan sekarang siapa? 3. Sudah lama ia dosén institut kita. Di mana dulu dia bekerja? 4. Dulu Anda kepala sekolah dan sekarang siapa? 5. Dulu ibu anda pegawai kantor pemerintah dan sekarang siapa? 6. Abangmu dulu seorang insinyur pertanian dan sekarang? 7. Dulu kakaknya pemain drama dan sekarang?

7. Образуйте нужную форму глагола от данных в скобках. Переведите предлoжения.

1. Teman sауа (tunjuk) kamus Indonésia-Rusia baru. 2. Sebelum tidur, lebih baik (buka) jendéla. 3. Sesudah (bersih) papan tulis saya terus duduk. 4. Ibu selalu (naséhat) jangan (diri) pada jendéla, nanti sakit. 5. Ceritanya kadang-kadang (senang) saya. 6. Meréka biasa (bicara) soal-soal sehari-hari dengan saya. 7. Makanan itu tidak bisa (masak) tanpa sayur-sayuran. 8. Bahasa Indonésia sudah banyak (selidik) oléh ahli bahasa di berbagai negeri. 9.Nyonya rumah mana tidak (suka) flat yang bersih dan indah?! 10. Ingat bahwa harus banyak (makan) sayur-sayuran dan buah-buahan. Ini naséhat dokter.

8. Составьте сложные слова, одним из компонентов которых являются: tulis, tua, kamar, ruang, tanah, bapak, jawab, gagah, keréta, jas, musim, anak, buta, suntuk, rumah, ilmu, sekolah, ibu, hari, makan

9. Образуйте существительные с суффиксом -an или конфиксом per-...-аn от слов, данных в скобках. Переведите предложения.

1.Yang paling saya senangi (belajar) bahasa asing. 2. Saya tak sanggup membaca (menulis) yang begitu buruk. 3. Sesudah itu meréka pergi menolong Pak Amat mengakhiri (bekerja) di sawah. 4. Siapa yang berani melakukan (berbuat) itu? 5. Segala (bertanya) yang diberikan tak terjawab oléhnya.6. Hasan dan ayahnya pergi ke stasiun hendak menjemput (dagang). 7. Kedua orang suami isteri itu mengadakan (berjalan) jauh ke negeri Timur. 8. Sayang sekali kami tak dapat ikut menéngok ke rumah (beristirahat) ibu dan ayah di luar kota. 9. (menonton) wayang biasa dilakukan semalam suntuk. 10. (menyebut) itu sekarang tidak dipakai lagi. 11. Di institut kita diajarkan berbagai-bagai (mengajar). 12. Buku ini terdiri dari bebarapa (membagi). 13. Setiap (berkata) mempunyai bentuk dan arti masing-masing dalam kalimat. 14.(bersahabat) di antara kedua negeri kita akan berkembang terus. 15. Yang paling utama bagi kita semuanya sekarang menjaga (berdamai) di seluruh dunia. 16. Seorang maling melakukan (coba) memasuki rumah méwah orang kaya di kota kami.17. Jas hujan (membuat) negeri mana yang kau pakai itu? 18. (membangun) yang bertingkat dua itu adalah toko (memakai) yang terbesar di kota ini.

10. Вставьте вместо точек слова: datang, tiba, sampai

1. Bulan yang akan ... saya hendak ke Surabaya. 2. Tengah malam tentara kita ... di médan perang. 3. Coba, suruh ia ... sabentar kepada saya. 4. Tiada ... hatinya hendak meninggalkan adiknya. 5.Jangan duduk di jalan orang pergi ... itu. 6. Saya ... hendak berjumpa dengan Tuan Agus. 7. Tiadalah ... seperti yang engkau katakan dulu. 8. Saya pukul kau, ... setengah mati, kalau bercerita tentang itu. 9. Lama sebelum keréta api itu ... kami sudah di stasiun. 10. ... sekarang belum juga ... ia ke rumah kami. 11. Surat kami belum ... ke tangan Tuan Bakri di Jalan Таngerang. 12. Tiada ... pikiran saya hendak menolongnyа. 13. Panggil bapakmu sebentar, ada tamu ... . 14. Kemarin baru ke sini, sekarang ... lagi?

11. Заполните пропуски глаголами: bersahabat, berpolitik, bertoko, bertanya, berkumpul, berjalan, bеrkembang, bertemu или соответствующими им по смыслу существительными с конфиксом per-...-an.

1. Kami sering ... kepada guru besar mengenai sastra Indonésia. 2. Teman saya ... dengan saya di depan toko sepatu. 3. Di daérah .... kami sudah dibuka rumah makan baru. 4. ... dengan pengarang Indonésia itu sangat menyenangkan. 5. Hampir setiap hari saya ke tempat kerja naik bis, tetapi kalau cuaca baik kadang-kadang saya ... . 6. Ibu Ani ... di dekat pasar. 7. Boléh saya menjawab atas ... itu? 8. Jangan ... dengan orang buruk! 9. Setiap orang harus selalu mengikuti .. politik dunia sebab dunia ... ... dengan sangat cepat. 10. Mengapa banyak orang ... di sini, ара yang terjadi? 11. ... sépak bola yang saya senangi Spartak. 12. Di sini ... , cuma saya tak hadir.

12. Составьте рассказы на темы:

Sedikit tentang negeri kita.

Lambang negara Républik Indonésia.

13. Переведите текст и составьте к нему вопросы.

Amir, Joko dan Darsono adalah anak kelas I Sekolah Menengah Pertama Kepanjen, Malang. Sejak dulu ketiga anak itu bersahabat kental. Meréka selalu belajar bersama, bermain bersama, dan pergi ke sekolah bersama. Pulangnya pun bersama pula. Akrab sekali persahabatan ketiga anak itu.

Dalam liburan bulan Désémber yang lalu Amir mengajak Joko dan Darsono pergi ke Jakarta. Selama lima hari Amir bersama ketiga temannya menginap di rumah pamannya di Jalan Suropati 12. Senang sekali Joko dan Darsono di ibu kota. Apа lagi karena meréka belum mengenal Jakarta sebelumnya.

Kosa kata

bermain – играть

bersahabat kental – быть закадычными друзьями

persahabatan – дружба

14. Переведите словосочетания на русский язык:

memilih lambang Garuda sebagai lambang resmi; melalui peraturan pemerintah; terbagi atas tiga bagian; menéngok dengan kepalanya lurus ke sebelah kanannya; perisai berupa jantung; digantung dengan rantai di léhér; di atas pita yang dicengkeram; warna sebenarnya dalam alam; mewujudkan lambang tenaga pembangun; mewujudkan dasar Pancasila; mulai berlaku; menteri kehakiman; perdana menteri; membentang di tiga perempat wilayah; berasal dari; menggulingkan kuasaan; membentuk pemerintah sementara; sayap radikal; melakukan kudéta; merebut kekuasaan ke dalam tangannya; membentuk negara; menghadapi keadaan yang sangat sukar; setahun kemudian; mengadakan kongrés; berjuang melawan; memecahkan masalah; serentak bangun; terdiri dari, negara adidaya, berhaluan komunis, negeri beruang mérah, membuka perwakilan diplomatik, merekatkan kembali hubungan

15. Переведите словосочетания:

занимать три четверти территории; происходить от; натуральный цвет; разделен на три части; сформировать временное правительство; проводить съезд (конгресс); вступать в действие; радикальное крыло; совершить государственный переворот; свергнуть власть; год спустя; решить проблему; министр юстиции; держать в лапах; различны, но едины; символизировать энергию созидания; в виде сердца; латинскими буквами написано; правительственное постановление; символизировать принципы Панчасилы; провозгласить законом; под руководством.

16. Переведите.

Государственный герб Республики Индонезии изображает птицу Гаруду, которая символизирует энергию созидания. На крыльях Гаруды имеется по 17 перьев, хвост птицы состоит из 8 перьев, грудь птицы покрыта 45 чешуйками. Эти цифры символизируют дату провозглашения независимости - 17 августа 1945 г. На груди Гаруды имеется щит. Он разделен на пять секций, которые символизируют принципы Панчасилы.

Центральная секция щита является символом первого принципа Панчаси­лы - веры в единого бога.

В лапах Гаруда держит ленточку,на которой начертан девиз "Едины,но различны". Эти слова яванского поэта XIII века Мпу Тантулара стали девизом индонезийского государства.

17. Дополнительный текст для пересказа.

Siapakah Désainer Logo Burung Garuda RI?

Sejarahnya berawal pada tahun 1950 ketika dibentuk Panitia Téknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia téknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabéhi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeléksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.

Setelah rancangan terpilih, dialog inténsif antara perancang (Sultan Hamid II), Présidén RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita mérah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhinéka Tunggal Ika”.

Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presidén Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Présidén Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinét RIS melalui Moh. Hatta sebagai perdana menteri.

Dalam buku “Sekitar Pancasila” terbitan Departemén Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinét RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini.

Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oléh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Présidén Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Jakarta pada 15 Februari 1950.

Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Présidén Soekarno.

Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Présidén Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.

sumber : <http://kask.us/3240652, >Republika.

Kosa Kata

aspirasi – чаяния

berdasarkan – на основе чего-л.

désainer – дезайнер

berjambul – с хохолком

diajukan – вносить, выдвигать

dipertimbangkan – рассматривать, обсуждать; взвешивать, обдумывать

diramu – зд. собирать

disposisi – резолюция, одобрение

diupayakan – предпринимать усилия

final – финал/финальный

gundul – лысый; лишенный растительности

inténsif – интенсивный

khalayak umum – общественность

kesepakatan – договоренность

ketua – председатель

koordinator – координатор

logo – логотип, эмблема

masukan – внесение предложения, выдвижение идей

memperkenalkan – знакомить, представлять

Menteri Negara Zonder Porto Folio – министр без портфеля

menyeléksi (seléksi)– прводить отбор

Panitia Lencana Negara – Комитет по разработке государственной символике

panitia téknis – техническая комиссия

penyempurnaan – усовершенствование

perancang – проекторовщик

rancangan – проект

sekitarпредл. о, в районе, около

susunan – структура; система

tercipta – создан, созданный

usulan – предложение

Departemén Hankam = Departemén Pertahanan Keamanan – Департамент обороны и безопасности

ABRI = Angkatan Bersenjata Républik Indonésia – Вооруженные Силы Республики Индонезии

RIS = Républik Indonésia Sarekat – Республика Соединенные Штаты Индонезии

Sultan Hamid II yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung Sultan Pontianak Sultan Syarif Muhammad Alkadrie (lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 12 Juli 1913 – meninggal di Jakarta, 30 Maret 1978 pada umur 64 tahun) adalah Perancang Lambang Negara Indonésia, Garuda Pancasila. Dalam tubuhnya mengalir darah Arab-Indonésia. Ia beristrikan seorang perempuan Belanda, yang memberikannya dua anak yang sekarang tinggal di Negeri Belanda.

Mr. Prof. Muhammad Yamin, SH (lahir di Sawahlunto, Sumatera Barat, 24 Agustus 1903 – meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada umur 59 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonésia. Ia dimakamkan di Talawi, Sawahlunto. Beliau merupakan salah satu perintis puisi modérn di Indonésia, serta juga 'pencipta mitos' yang utama kepada Présidén Sukarno.

Ki Hajar Dewantoro Tokoh peletak dasar pendidikan nasional ini terlahir dengan nama Radén Mas Soewardi Soeryaningrat, dilahirkan di Yogyakarta pada hari Kamis, tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga kraton Yogyakarta.

Mohammad Natsir (1908-1993). Perdana Menteri (1950-1951) raksasa (великан, гигант) terakhir di antara tokoh nasionalis dan pemimpin politik revolusionér Indonésia. Tokoh séntral dalam peralihan Républik Indonésia Serikat (RIS)

Dullah Lahir : Solo, Jawa Tengah, 17 Septémber 1919. Profési: Pelukis dan penulis. Karya buku: Lukisan-lukisan koléksi DR. Ir. Soekarno, Présidén RI, sebayak 4 jilid diterbitkan di RRC tahun 1956 dan 1961,Ukiran-ukiran rakyat Indonésia koléksi DR. Ir. Soekarno Présidén RI, diterbitkan di RRC tahun 1961. Karya-karyanya dalam peperangan dan révolusi, diterbitkan di Indonésia tahun 1982.

18. Обратитесь к вашей подруге, товарищу и пригласите: ikut ke kampung, pergi jalan-jalan, pergi berbelanja, ke pésta sekolah, menéngok kakék dan nénék, ke stadion menonton sépak bola, ikut latihan

Образец:

  1. А: Ayo, ikut ke kampung sama saya! Minggu depan saya liburan.

В: Bagaimana nanti sajalah.

  1. А: Saya ada dua karcis ke bioskop. Mau kau ikut?

В: Mau sekali.

  1. А:Mona, mari ikut berbelanja ke Toko Sarinah?

В: Tidak bisa,Tini, karena ada rapat.

19. Придумайте ситуации, в которых можно было бы сказать: bagaimana kalau, biarlah, ара tidak lebih baik, janganlah lupa. Составьте диалоги. Используйте следующие слова и словосочетания: membawa tustél, bikin gambar, ikut saya ke, jalan-jalan saja, mengajak ke, semuаnya sudah bosan bagimu, hanya pergi sebentar saja.

20. Скажите, как вы обратитесь, когда хотите узнать о чем-либо у родных, друзей, знакомых, если они одного с вами возраста, малознакомых, незнакомых, лиц, старших по возрасту и по положению:

Образец:

  1. Anak, anak! Tahukah kamu arti kata pahlawan?

- Tahu, pak.

  1. - Bung, boléhkah saya mencatat nomor télépon rumah bung?

-Tentu saja, boléh.

  1. Ара mungkin Saudara kembali lain kali lagi, kalau tidak keberatan.

- Baik, saya akan datang.

Справочная лексика: adik, kakak, abang, bapak, tuan, nyonya, anda, bung, mbak

21. Выскажите cвoе предположение, используя конструкции с: seandainya, andai kata, jika, jikalau, jika seandainya.

Составьте диалоги, используя следующие слова и словосочетания: seandainya saya jadi anda; jika seandainya anda jadi kaya; andai kata bisa terbang ke bulan; jikalau jadi kepala negara; jika anda menggunakan alat yang baik, pastilah hasilnya baik; seandainya saya tahu; jika orang tua saya masih hidup, pastilah ... .

22. Заполните пропуски в диалогах, выбрав подходящий вариант из данных словосочетаний и фраз: kalau tidak keberatan; jika seandainya; biar kau selamat; ара mungkin; pergi dulu, ya?; kok begitu.

  1. A: Bésok kita tak jadi rapat.

B:...

  1. A: ... saya maling

B : Saya polisi.

A: Mengapa begitu?

B: ...

  1. А: ... datanglah kemari sekali lagi, sayang!

В: Baik, saya akan datang kalau kau mau sakali.

  1. А: ... kita mengerjakan semua itu tepat pada waktunya?

В: Mengapa tidak?

  1. А: Bu, Ani ...?

В: Ya, tapi pulangnya jangan terlalu malam, ya, sayang!

23. Предложите своему собеседнику совершить поездку, путешествие в какую-либо страну, используя следующие слова и словосочетания: terkabullah akhirnya impian; bagaimana kalau; melawat ke; menikmati keindahan; perjalanan panjang; mengambil foto; bikin gambar; naik Éxpréss méwah.

24. Спросите у Вашего собеседника, какие памятники и достопримеча­тельности он видел во время своего путешествия. Используйте следующие слова и словосочетания: bénténg Agra; tеmpat peristirahatan terakhir; Taj Mahal; makam.

25. Напишите продолжение к данному тексту.

Tahun ini saya masuk sekolah. Teman saya sekelas 35 orang, 15 orang perempuan dan 20 orang laki-laki. Di sini guru yang mengajar kami banyak. Tata tertib sekolah saya sangat keras ...

26. Подберите ответы к данным вопросам.

Tuan handak ke mana?

Pukul 9.05.

Masih jauhkah saya harus berjalan dari sana?

Bis nomor 10 pergi ke jurusan

Bis manakah yang pergi ke jurusan Jatinegara?

Saya mau ke jalan Tegalan.

Tahukah tuan, pukul berapa keréta api pertama berangkat?

Tidak jauh lagi.

Dengan ара tuan pergi bésok?

Kalau bisa, saya mau naik keréta api pertama.

Saudara tahu, pukul berapa keréta api itu sampai di Bandung?

Oh, ya . Éxpréss pertama berangkat pukul 6.15

27. Продолжите описание.

1. DKI Jakarta sebagai ibu kota RI dalam dekade 30 tahun terakhir mengalami perkembangan dengan pesat. Pembangunan gedung-gedung baik untuk sarana pendidikan, perkantoran, perdagangan, sarana hiburan dan rekreasi tumbuh demikian banyaknya ....

2. Sejarahnya berawal pada tahun 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang ...

3. Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila ...

28. Выучите пословицы:

1. Ingat sebelum kena, hémat sebelum habis. 2. Seperti anjing dengan kucing. 3. Tiada gading yang tak retak.

Kosa kata

gading – 1. Бивень; 2. слоновая кость

hemat – экономия, бережливость

retak – 1.трещина 2. дефенкт, изъян

Что говорят индонезийцы в случае, когда

1) люди попадают в чуждую им среду;

2) на человека обрушиваются несчастья одно за другим;

3) и победитель, и побежденный терпят огромные убытки.